« mengenang TOGAP | Main | Bpk Pariwisata di Pesta »

LIBURAN AKHIR TAHUN

Tanggal 31 Des 2006. 15.10

Saya bersiap-siap turun ke bawah. Di persimpangan jalan kecil --- yang memang seharusnya hanya untuk turun, namun karena jalan naik sedang ada galian, jadi semua kendaraan naik dan turun melalui jalan turun. Saya mengikuti kijang di depan saya, yang juga mengikuti fortuner gray di depannya. Ternyata di depan fortuner ada sedan yang mau naik, dengan antrian dua mobil lagi di belakangnya. Alhasil karena ingin menghindar, atau mungkin juga karena merasa mobilnya besar, fortuner itu nekat turun ke jalan tanah yang agak rendah. Sedan melaju pelan. Fortuner pun bermaksud mundur. Tapi apa daya, ternyata mobil jadi oleng!! Ban kanan belakangnya terangkat, dan pasti membuat panik penumpang di dalamnya. Beberapa penduduk mendekat, barangkali cuma ingin tahu saja, penasaran melihat mobil sebagus dan segagah fortuner. Petugas Hotel Niagara segera datang dan langsung berdiskusi. “Cemana tadi ceritanya bang? Kok bisa nyangkut kek gini?” begitulah kira-kiraaa.... :p~~

Semua mobil yang tadinya mau naik disuruh turun lagi ke bawah. Biar bergantian dengan kami yang akan turun.

Tidak sampai 10 menit, sambil tetap penasaran kira-kira bagaimana ya cara si fortuner keluar dari jebakan yang dalam itu? ---- kami tiba di danau Toba. Ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk main jetski sepuasnya. Soalnya abang saya masih di Arab, berhaji dan memelihara brewoknya. Biasanya kalau ada abang saya, suka rebutan main (maklum armadanya cuma satu), dan saya tidak diijinkan bawa sendiri. Danau Toba yang seram dan agak-agak mistis itu memang suka buat kuduk merinding. Jadi ini benar-benar kesempatan langka, hihihihi...

Suasana di danau ramai banget. High season seperti ini memang bawa rejeki buat penduduk sekitar danau. Bebek-bebekan, skuter air (model jetski jaman jebot..), kapal feri, sampai ban pelampung, laku keras disewa pengunjung.

Meluncur di Danau Toba dengan jetski, diterpa angin lembut, air danau yang warnanya hijau gelap, benar-benar menikmati hidup namanya... Air yang tempias ke muka dan tangan ketika jetski menghantam ombak-ombak kecil.... wah...! Bisa gak membayangkan kita terlempar dari jetski di Danau Toba? Syukurlah tidak terjadi.

Tadinya waktu saya bawa jetski sendirian, saya mau nekat ke Tomok , kan cuma 10mnt kalau pake jetski --- mau sebelah-2an gitu ama kapal feri biar aman, tapi kok ya ciut juga. Mending ada teman lain yang mau ke Tomok, ini saya sendiri. Ada sih jetski hijau yang baru turun, teman abang saya. Saya lihat dari jauh, si Oom Jetski Ijo itu sibuk ber-sliding, membuat ombak. Pakaiannya lengkap, dengan helm. Semuanya warna ijo. Kerumunan anak muda di pinggir danau menonton atraksi tersebut.

Lalu jalan ke Batu Gantung. Awalnya nebak-nebak saja, pokoknya kalo lihat ada kapal feri bermuatan penumpang jalan kesana, ya diikutin aja. Air di dekat batu gantung itu tenang dan jerniii.....hh banget. Hijaunya itu luar biasa indah. Terlihat masih murni dan belum tercemar. Udaranya juga segar, dingin. Batu gantungnya saya lihat dari dekat dan seperti legendanya, pahatan batu itu memang mirip badan anjing.

Dari situ, saya putar balik lagi. Skuter-skuter berseliweran, juga speedboat. Di sisi yang lain, keadaan airnya juga sama dengan di sekitar batu gantung. Hijau, tenang, jernih. Membuat perasaan sedikit bergidik, membayangkan apa yang ada di dalam danau yang tenang itu. Hiihhh......!! Di pinggir danau, langsung berbatasan dengan daratan yang ditumbuhi pohon-pohon kecil. Ada satu yang membuat pemandangan itu terlihat sangat nature. Ada pondok kecil...!! Satu saja, terbuat dari papan-papan, atap ijuk, dan warna hitam. Gelap. Tua. Tapi bersih. Pondok itu bentuknya seperti rumah. Mungkin tempat beristirahat nelayan.

Setelah menghabiskan waktu satu jam mutar-mutar dan ngebut di danau yang tidak ada ombak itu :p~~ saya capek juga. Balik ke daratan, ganti baju, dan duduk sebentar di pinggir. Jetski dibungkus dan dinaikkan dengan troli otomatis ke atas, disimpan.

Beberapa lelaki (ada yang gendut :p)---- teman abang saya juga, mulai bersiap-siap turun ke danau untuk main jetski. Ada yang jetski nya warna oranye, ada yang merah kotak-kotak. Ternyata sore hari dipilih sebagai jam meluncur, karena lebih banyak angin dan ombak.

Saya balik ke Niagara jam 6 sore, dan ketika akan naik saya intip dulu. “Oh, fortunernya dah gak ada, berarti selamat dia.” Terus saya baca Bismillah dulu, supaya tidak kepentok sama mobil yang mau turun. Dan saya pun selamat sampai ke atas.

* * *

Menjelang detik-detik pergantian tahun. Memasuki tahun 2007.......... tik tok tik tok tik tok.......!! Teeeeeetttt..... toeeettttttt........

Selamat Tahun Baru 2007.

Semoga resolusi kita tahun ini tercapai. ^_^

Comments

udah denger deluan cerita inih, di mcD, dari sumber langsung yang sangat terpercaya ;)

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .