« BAGASI HILANG di Lion Air | Main | LIBURAN AKHIR TAHUN »

mengenang TOGAP

Here's my curhatitis when my beloved dog, Togap .. pass away a year ago. :(

Medan, 19 Oktober 2005.

TOGAP-ku sayang sudah pergi... Setelah hampir seminggu terluka -- karena digigit hewan kampung besar busuk jelek buas -- akhirnya Togap ku yang mungil harus menyerah pada takdir. Ia tidak sanggup berjuang, dengan tubuhnya yang penuh luka besar. Aku tidak tau mau marah pada siapa, apakah karena drh nya yang kurang telaten menjahit lukanya, kurang pula memberi informasi ttg sakit dan cara perawatan di rumah -- bgmn memberi makan kemudian kapan dibawa kembali--- tp kemarin sore ketika aku membawa Togap k drh (sebelumnya dia kesana diantar spupuku) krn tidak mau makan dan semakin loyo, disana Togap disuntik dan dikasih makan paksa (sampe drh nya jg kena gigit dalam di jarinya).

Entah apa yg dilakukan drh nya ketika aku pergi sebentar beli obat Togap di apotik, tapi...ketika aku kembali, Togap sdh tertidur lemas. Tidak bertenaga. Pulang ke rumah, malam itu aku lihat Togap tdk bs berdiri tegak. Badannya goyang2 kemudian terjatuh pelan, berbaring. Ia sempat membuka pahanya wkt Tt Cie mo mindahin dia ke keranjangnya, pertanda ia ingin dielus (aku melihat tp tdk mengelusnya. dan sekarang aku sangat menyesalll.... bagaimana mungkin aku tega tidak memberinya kasih sayang di saat dia sakit :( ). Tak lama kemudian, ia muntah. Semua obat dan makanannya keluar.

Tadi pagi, mami telpon aku, bilang klo Togap smakin lemas. Badannya mulai meregang. Aku sudah bergetar menahan tangis, tapi aku masih berusaha. Aku telpon TG, cerita btp sedihnya aku dan aku khawatir Togap tak selamat. Kata The Godfather, aku hrs cari drh lain, dan aku segera buka buku kuning utk cari drh lain.

Tapi tak lama O2 ku berbunyi lagi, dan ketika kubaca "Rumah" firasatku sudah tak enak. "Si, Togap sudah tidak ada..." begitu kata mamiku. Kemudian telepon ditutup, dan aku segera lari ke toilet, menangis disana. Sampai saat inipun aku masih merasa drh itu yg tidak becus mengobati, apalagi kemarin sore Togap dipaksa makan. Mgkn dia eneq, namanya jg sakit dan lemas, dipaksa telan begitu.... :( Togap pun langsung dikubur di halaman depan, tanpa aku sempat pulang melihat jasadnya. Tp tak apalah, aku tahu aku tak akan sanggup klo melihat tubuh kecil itu terkubur (terutama dgn lukanya itu). Aku masih ingat ketika di tempat drh, Togap memandangku terus tanpa lepas. Dia tahu aku ada disana dan tidak akan meninggalkan dia bersama orang2 asing itu.... tapi kini Togap sudah tidak ada...

Togap.... Togap.... maaf ya klo selama ini aku suka lupa sayang2 Togap.... :( Selamat jalan ya anjingku sayang..... mudah2an disana lukamu sembuh... jadi tidak sakit lagi... bisa maen2 dan lari2 disana.....

*huaaa.......... jadi sedih lagiiiiii...........* :((

Comments

Waaa... aku jadi ikutan nangis waktu baca.
Teringat beno ku jadinya ...:((

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .